Hak dan Kewajiban Warga Negara
Hak secara ringkas dapat didefinisikan
sebagai apa yang harus diterima dan kewajiban adalah apa yang harus diberikan
atau dipenuhi. Sedangkan warganegara adalah sekolompok masnyarakat atau
penduduk yang menempati atau berada dibawah lingkup suatu negara tertentu.
Konsep hak dan kewajiban warganegara ini telah hadir dan ada sejak lama
walaupun mungkin pada awalnya tidak diistilahkan seperti yang sekarang ini.
Keberadaan dan keselaran kedua komponen tersebut sangatlah penting dalam
menunjang, mendorong, mengkonsep, dan mengembangkan kemajuan dan kesejahteraan
suatu bangsa atau negara.
Adapun hak dari
warganegara adalah segala sesuatu yang sudah seharusnya dan sewajibnya
didapatkan oleh seeorang warganegara baik itu dalam aspek pendidikan,
kesejahteraan, keamanan, dan banyak lainnya, dengan kata lain hak warganegara
adalah apa yang menjadi kewajiban negara itu sendiri. Semua lapisan masyarakat
dalam suatu negara tanpa memandang perbedaan yang terjadi seperti miskin atau
kaya dan terhormat atau terhina memiliki posisi hak yang sama dalam bernegara
yang harus dipenuhi dan dicukupi oleh negara. Negara wajib hukumnya hadir dan
berperan penuh dalam pemenuhan segala apa yang menjadi hak warganegaranya.
Seperti contoh semua warganegara apapun lapisannya memiliki hak yang sama dalam
mengakses pendidikan, tidak ada yang perlu dibedakan antara pendidikan yang
kaya dan miskin. Karena pada realitasn yang terjadi terkadang orang miskin
kesulitan dalam mendapatkan hak pendidikannya, karena ada berbagai faktor yang
menghambatnya, salahsatunya adalah masalah biaya pendidikan yang semakin tinggi
ketika jenjang pendidikan itu sendri semakin tinggi, imbasnya banyak dari orang
miskin yang tidak dapat menyelesaikan masa pendidikannya atau hanya sebatas
sampai jenjang tertentu yang sesuai dengan kemampuan finansialnya. Ini
merupakan PR besar bagi penyelengggara negara dan bagi kita sendiri sebagai
warga negara. Kenepa ? karena memang
pada faktanya pemerintah telah banyak melakukan program beasiswa pendidikan bagi
mereka yang tidak mampu, tapi kemudian beasiswa itu tidak tepat sasaran karena
berbagai hal yang terjadi dibelakangya, salah satunya adalah keterlibatan orang
yang cukup mampu dalam upaya merebut apa yang seharusnya menjadi hak bagi mereka
yang kurang mammpu. Sudah seharusnya kita bersama menyadari apa yang seharusnya
dan bukan seharusnya milik kita, niali empati dan kepedulian yang tinggi sangat
dibutuhkan dalam persoalan ini. Tapi memang kita tidak dapat menampik fakta
yang terjadi dimana memang sudah begitu banyak beasiswa yang diberikan bagi
mereka yang kurang mampu dan bagi mereka yang berprestasi. Sedangkan bagi
mereka golongan orang-orang yang hanya cukup mampu tidak begitu mendapat
perhatian lebih, karena sebenarnya golongan mereka yang cukup mampu juga perlu
dibantu dan diperhatikan kehidupannya, karena memang mereka bukan termasuk
golongan orang-orang sangat mampu yang tidak perlu dibantu lagi dan bukan juga
termasuk golongan orang-orang kurang atau tidak mampu yang memang sudah banyak
yang membantu. Oleh karena itu dalam hal ini diperlukan sikap kebijaksanaan
dari semua pihak yang terlibat didalamnya, terkhusus bagi negara selaku
pelaksana apa yang menjadi hak bagi warganya.
Sedangkan kewajiban dari
warganegara adalah segala sesuatu yang sudah sudah seharusnya dan sewajibnya
dilaksanakan atau dikerjakan oleh warganegara itu sendiri atas apa yang menjadi
hak-haknya negara. Seperti contoh mencintai dan berusaha menjalankan
nilai-nilai bangsa yang telah disepakati bersama, mentaati semua peraturan dan
ketetapan negara, membayar pajak, menjaga keamanan dan ketertiban bengsa, dan
lain sebagainya. Kewajiban warganegara ini sangatlah vital posisinya bagi suatu
negara. Karena kunci dari berjalan dan berkembangnya suatu negara tergantung
pada masyarakatnya. Walaupun sebenarnya kedua komponen itu penting, tapi yang
paling penting adalah peranan masyarakat itu sendiri. Bahkan bisa dikatan
kewajiban warganegara tetap harus dilaksanakan meskipun negara itu sendiri
tidak memenuhu apa yang menjadi hak warganegaranya. Kenapa ? Karena bila
kewajiban itu warganegara itu terputus maka hancurlah negara itu. Tapi bila
permasalahannya terdapat pada pemerintah yang tidak memenuhi hak warganegara,
permasalahan itu akan selesai dengan mengganti pemerintahan baru yang baik.
Tetapi walaupun begitu, keselarasan kedua komponen itu sangat jauh lebih baik,
jika disbandingkan hanya dengan salah satunya.
Hak dan kewajiban
warganegara haruslah selalu berada jalur yang sama keduanya, karena kesduanya
merupakan penompang peting kesejahteraan suatu bangsa, apabila hilang salah
satunya, maka pincanglah suatu negara atau bahkan akan hancur lebur negara
tersebut. Maka hal tersebut merupakan tugas bersama antara masyarakat dan
pemerintah selaku pemegang kekuasaan negara yang diperlukan saling kerjasama
dan saling menguntungkaan satu sama lain, guna mewujudkan suatu bangsa yang
maju dan sejahtera.
Komentar
Posting Komentar