Penegakan Pendidikan Inklusif

 

PENEGAKAN PENDIDIKAN INKLUSIF

   Menurut pengertian bebas pribadi penulis pendidikan inklusif adalah pendidikan yang bebas dan merdeka bagi semua pihak tanpa adanya pengecualian dan kerugian bagi pihak tertentu yang terpinggirkan dari akses pendidikan itu sendiri. Sudah menjadi suatu keharusan bagi semua pihak mendapatkan akses pendidikaan yang layak, baik itu bagi si kaya, si miskin, teman-teman disabilitas dan lain sebagainya. Karena pada hakikatnya semua umat manusia adalah sama rata tidak ada yang lebih diunggulkan atas yang lainnya. Namun pada kenyataannya banyak ditemukan fakta akan pendidikan yang tidak inklusif, ramah dan terbuka bagi kalangan tertentu, tentu hal ini menimbulkan kerugian dikalangan tertentu dan berpotensi memicu timbulnya gesekan social yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

   Tugas kita sebagai generasi muda penerus bangsa ialah gigih memperjuangkan penegakan pendidikan yang inklusif di seluruh starata pendidikan, bahkan sebenarnya inklusif haruslah diterapkan pada seluruh aspek kehidupan masyarakat tanpa terkecuali guna mengamalkan nilai keadilan dan kesejahteraan sosial sebagimana yang telah diamanatkan oleh Pancasila yang merupakan pedoman kehidupan dalam berabngsa dan bernegara. Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta adalah salah satu contoh lembaga pendidikan yang telah dan sedang mengamalkan nilai inklusif di lingkungan pendidikannya dengan menerima semua golongan masyarakat untuk ikut bergabung bersama keluarga besar kampus tanpa adanya pengecualian atau penjegalan bagi pihak tertentu, bahkan bagi mereka yang merupakan non muslim UIN Sunan Kalijaga tetap membuka lebar lebar tangannya meskipun pada dasarnya kampus berasaskan Islam tapi bukan tidak mungkin untuk tetap menghargai dan menghormati mereka yang bersebrangan. Hal ini sudah seharusnya menjadi dorongan yang kuat bagi seluruh aspek kehidupan terkhusus dalam pendidikan untuk penegakan nilai-nilai insklusif secara utuh dan sempurna untuk mewujudakan kesetaraan, keadilan dan kesejahteraan di tengah tengah kehidupan masyarakat luas.

    Banyak hal yang perlu semua elemen masyarakat perhatiakan dan benahi terkait penegakan nilai insklusif ini terkhusus pada aspek pendidikan yang merupakan aspek vital bagi kemajuan suatu bangsa. Tentu hal ini tidaklah semudah membalikan telapak tangan, begitu banyak pekerjaan yang perlu kita selesaikan bersama tentunya dengan disertai kesungguhan dan kepedulian yang tinggi. Kita semua berharap nilai insklusif ini kedepannya dapat benar-benar tegak berdiri kokoh di tengah-tengah kehidupan masyarakat dan harapan itu tidaklah akan terwujud jika tidak dimulai dari sekarang dan oleh kita semua para generasi penerus perjuangan bangsa karena seperti apa kata pepatah kalau bukan kita siapa lagi.

 

  

 

Komentar