Hak Asasi Manusia

 

Hak Asasi Manusia

     Pada era modern ini, isu Hak asasi manusia terdengar senter dimana-mana. Bahkan persoalannya bukan hanya terkait kasus besar saja, tetapi juga menyangkut hal yang sebenarnya sepele dan wajar terjadi di sistem pendidikan tradisional. Seperti perlakuan keras seorang guru kepada muridnya dalam tujuan mendidik yang kemudian dipersoalkan sebagai salah satu tindakan pelanggaran HAM. Lalu bagaimana sih sebenarnya HAM itu berlaku dan berjalan?

     Dalam pengertian bebas penulis, Hak asasi manusia adalah segala hak dan kewajiban yang harus dimiliki serta melekat pada setiap manusia. Hak asasi manusia ini bersifat universal dan berlaku dimana saja, kapan saja dan kepada siapa saja. Pada hakikatnya, hak asasi manusia terlahir bersamaan dengan seseorang manusia itu lahir. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa hak asasi manusia merupakan sebuah anugerah atau keniscayaan yang pasti adanya.

     Disamping sebuah kemajuan yang terjadi di era sekarang ini terhadap begitu menarik perhatiannya isu hak asasi manusia di kalangan masyarakat luas. Juga memilki sisi negatifnya, yaitu banyak orang mulai tersamarkan matanya terhadap mana yang sebenarnya sesuatu yang menjadi hak asai manusia dan bukan. Dalam banyak kasus, seorang guru yang mendidik anak muridnya dengan cara tegas atau sedikit menggambil tindakan tangan harus berurusan dengan pihak kepolisian, bahkan tidak sedikit dari mereka yang harus berakhir di jeruji besi. Bagi penulis, dalam dunia pendidikan bukanlah suatu masalah yang harus dibesar-besarkan terkait kasus tersebut. Kecuali memang telah sampai pada hal yang melampui batas, seperti menimbulkan kecacatan fisik permanen. Selainnya, itu hanya merupakan sebuah bentuk pendidikan dan pembelajaran seorang guru kepada muridnya. Oleh karena itu, hak asasi manusia memilki batasan-batasannya tertentu terkait mana yang termasuk didalamnya atau tidak yang perlu kita kembali cermati bersama lagi.

     Dalam konteks nasional, hak asasi manusia masih menjadi PR besar semua elemen bangsa dalam upaya mewujudkan dan menyelesaikan permasalahannya. Sebagai contoh terkait pelanggaran HAM berat yang telah berlalu adalah kasus penculikan dan pembunuhan terhadap para aktivis 98 yang sampai saat ini belum terpecahkan masalahnya. Sampai kapanpun, apabila hal tersebut belum terselesaikan dengan baik akan selalu menjadi momok memalukan bagi bangsa ini. Ada banyak keluarga korban yang selalu menanti datangnya keadilan bagi kemalangan yang meninpa mereka. Adapun terkait bukti konkret masih belum terpenuhinya secara utuh hak asasi manusia pada persoalaan saat ini tercermin dari masih banyaknya terjadi ketimpangan disana-sini dalam hal pendidikan, perekonomian dan banyak lagi hal lainnya. Tentu, janganlah kita menyalahkan salah satu pihak terhadap persoalan besar bangsa ini. Lebih baik kita bahu membahu satu sama lain saling berjuang dan peduli terhadap upaya penegakan dan perealisasian hak asasi manusia ini secara utuh dan menyeluruh.

    

 

Komentar